WHAT'S NEW?
Memuat...
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Harapan masyarakat Kota Solo untuk mempunyai pemimpin baru sangat besar. Hal ini nampak dari antusiasnya masyarakat kota Solo untuk melihat dan mendengar sendiri pasangan calon walikota dan wakil walikota Surakarta nomo urut 1, Drs. Anung Indro Susanto, MM dan Muhammad Fajri tampil dalam acara Debat Terbuka Pilkada Surakarta 2015 Putaran 1 yang digelar di Sunan Hotel, Jum'at malam (9/10).
Seperti yang dilakukan oleh warga Losari Pasar Kliwon. Hanya dengan menggelar tikar dan memasang sebuah televisi berukuran sedang, selama kurang lebih 1,5 jam warga menyimak paparan visi dan misi dari AFI dan tidak jarang memberikan semangat dukungan.

Calon walikota nomor urut 1, Anung Indro Susanto memanfaatkan jadwal kampanyenya, Rabu (16/9) dengan berdialog dengan warga rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon. Dalam kampanyenya, Anung menjanjikan perbaikan penambahan ruang terbuka di lingkungan Rusunawa.

Anung tiba di Rusunawa sekitar pukul 11.30 WIB. Mengenakan baju putih, Anung diterima warga yang sudah berkumpul di aula. Setelah menyalami satu per satu warga yang mayoritas ibu-ibu, Anung kemudian memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangannya. Ia juga meminta doa agar bisa memenangi Pilkada.

“Rusunawa ini kan perumahan yang jadi satu. Alternatif penyediaan rumah bagi masyarakat yang belum mempunyai rumah. Lantaran beda dengan masyarakat umumnya, kami anggap perlu untuk datang ke sini,” kata Anung kepada wartawan, usai berdialog dengan warga.

Disingguh hal yang perlu dibenahi, Anung menilai Rusunawa perlu beberapa penambahan fasilitas. Terutama fasilitas ruang terbuka dan sarana bermain yang mendukung tumbuh berkembangnya anak.

“Harus diperhatikan perkembangan anak-anak. Fasilitas-fasilitas yang bisa memungkinkan interaksi warga. Sarana untuk tumbuh kembang anak perlu ditambah. Ini kan ya hanya seperti ini saja. Masih perlu dibenahi,” ujar dia.

Sementara, Ketua Paguyuban Blok B Rusunawa Semanggi, Mono Herwandani mengharapkan pemerintah bisa lebih memberikan perhatian kepada Rusunawa. Dalam hal domisili, penghuni Rusunawa juga meminta dibentuk RT baru.

“Domisli warga masih ikut RT lama. Padahal sudah tinggal di Rusunawa. Saat mengurus PKMS, BPMKS ke RT lama, kadang dipersulit. Karena sudah tidak tinggal di RT lama. Harapan kami, status kependudukan itu diperjelas dengan dibentuk RT baru,” terang dia.

Sumber : Timlo

Terbitnya surat Aanmaning (teguran/peringatan) dari Pengadilan Negeri (PN) Solo kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan pengurus Yayasan Radya Pustaka, Selasa (8/9), yang diikuti dengan perintah pengosongan Museum Radya Pustaka mendapat tanggapan calon walikota (Cawali) dari Koalisi Solo Bersama (KSB), Anung Indro Susanto berpendapat kasus Sriwedari bagian proses hukum yang harus dijalani. Jika upaya peninjauan kembali (PK) akhirnya kalah, semua masyarakat Solo tentunya harus mematuhi putusan hukum. Tetapi masih bisa mengupayakan proses persuasif melalui dialog atau rembug bersama semua pihak.
“Kalau sudah diputus pengadilan, kita bisa apa ? Pait-paite (pahit-pahitnya) PK kalah, mestinya Sriwedari itu kembali ke tanah negara dulu untuk kemudian Pemkot bisa mengajukan sertifikat. Kalau pun belum bisa, kita lakukan pendekatan persuasif dengan Pemkot, ahli waris dan elemen masyarakat. Nek perlu ya dituku wae sisan (kalau perlu ya dibeli sekalian),” kata dia saat berdiskusi dengan budayawan dan akademisi di Museum Radya Pustaka.
Menurut dia, jika akhirnya Pemkot kalah, bukan hal mustahil jika Pemkot hendak membeli lahan Sriwedari. Terlebih, jika dimiliki perorangan, pembangunan Sriwedari harus mengikuti RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Dimana peruntukkan kawasan Sriwedari tidak bisa diubah yakni untuk pendidikan dan kebudayaan.
Sumber: timlo.net

Calon Walikota Surakarta, Anung Indro Susanto melakukan silaturahmi ke Majelis Tafsir Qur'an (MTA) di gedung MTA Mangkunegaran, Surakarta, Kamis (10/9) siang.

Kedatangan Anung bersama rombongan disambut oleh ketua MTA, KH. Ahmad Sukina dan beberapa pengurus MTA, setelah sholat dzuhur diimami Ketua MTA, agenda silaturahmi dilanjutkan dengan berbincang mengenai masalah keumatan dan agenda keagamaan sebagai solusi atas permasalahan umat di Kota Surakarta ke depan.


Dalam suasana diskusi yang penuh kehangatan dan keakraban itu, KH Ahmad Sukina menyampaikan dukungan kepada Anung- Fajri (AFi) yang maju sebagai pasangan calon di pemilihan umum kepala daerah Kota Solo.
Ahmad Sukina sampaikan wejangan semua harus diniatkan karena Allah SWT untuk ibadah. "Kepemimpinan itu adalah atas kehendak Allah SWT, sebagaimana firman Allah dalam Qur'an Surat Al Mulk. Semua Kekuasaan atas kehendak Allah, sebagai sesama muslim tentu saya mendukung dan mendoakan yang terbaik, semoga mampu mengemban amanah umat" kata Ahmad Sukina.

Atas dukungan tersebut, Anung menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari ketua MTA "Saya mohon doa dan dukungan tidak hanya dari warga MTA di Surakarta tetapi juga semua warga MTA di semua cabang. Jika Allah berkehendak, InsyaAllah kami siap mengemban amanah di atas semua golongan umat" ujar Anung


Setelah agenda silaturahmi selesai, Anung beserta rombongan melanjutkan agenda diskusi bersama budayawan dan seniman di Museum Radya Pustaka Surakarta.
Calon Walikota Solo, Anung Indro Susanto bersama pegiat Bank Sampah Solo

Mengisi waktu kampanyenya, calon walikota Solo, Anung Indro Susanto melakukan kunjungan ke Bank sampah di Kelurahan kadipiro, Banjarsari. Dalam kesempatan itu, Mas Anung bertandang ke rumah ibu Siti Aminah, pendiri bank sampah tersebut. Sambutan hangat diberikan oleh Ibu Siti beserta 50an ibu-ibu pegiat bank sampah yang menghadiri acara tersebut.

Anung mengapresiasi aktivitas ibu - ibu yg mau meluangkan waktu demi kepedulian terhadap sampah kemasan untuk daur ulang yang diproduksi lagi untuk keperluan rumah tangga dan bisa dijual untuk menambah keuangan keluarga. 

Siti Aminah sebagai pendiri Bank Sampah mengaku mendukung,sangat berterima kasih atas kehadiran anung. Menunjukan kepedulian thd masalah sampah di solo.

"Apabila Pak Anung terpilih, kami menitipkan harapan kami untuk dukungan terhadap kepedulian masyarakat Solo terhadap sampah dan Kota Solo terbebas dari polusi sampah," ujarnya.



\Warga RT 01 RW IX Gabudan, Joyosuran mendeklarasikan diri sebagai relawan pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Surakarta, Anung Indro Susanto-Fajri Muhammad (AFI), Selasa (8/9/2015). Mereka juga membagikan kaos bergambar AFI kepada relawan dan menempelkan stiker ke rumah warga.

“Kami ingin adanya perubahaan disemua sektor, seperti pendidikan ataupun ekonomi. Makanya kami mendeklarasikan kampung ini mendukung Anung-Fajri dan siap menjadi relawan untuk pemenangan,” ujar Ketua RW 01 RW IX Gabudan, Joyosuran, Siswa Widodo saat ditemuai di sela-sela kampanye Anung-Fajri, Selasa (8/9/2015).

Di wilayah tersebut, ada 100 Kepala Keluarga (KK) yang siap memenangkan Anung-Fajri dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) Desember nanti. Relawan pun sudah dibentuk dan siap mensosialisasikan Paslon Anung-Fajri ke masyarakat luas.

“Disini warga pemilih cukup banyak dan siap memenangkan Anung-Fajri. Tadi Pak Anung sudah memaparkan visi misi dan program-programnya, cukup bagus dan sejauh ini belum ada bantuang ke warga tapi kalau jadi akan turun lewat programnya,” kata dia.
Menurutnya, beberapa hal yang perlu dilakukan perubahan yaitu di sektor pendidikan dan perekonomian. Bahkan perlu menstabilkan dan memperlancar ekonomi, karena pasca Pasar Klewer hangus terbakar membuat banyak pihak yang berpengaruh.

Sementara itu calon Walikota Surakarta, Anung Indro Susanto menyatakan jika kedatangannya karena ingin dekat dengan warga. Nantinya di tiap-tiap kampung akan dibentuk relawan untuk ikut mensosialisasikan ke warga lainnya.

“Saya ingin dekat dengan warga dikalangan bawah khususnya. Adanya relawan ini jadi motivasi saya dan kedepan di tiap kampung akan dibentuk,” paparnya.

Anung menambahkan, nantinya akan memberikan bantuan hibah Rp 10 juta ke tiap-tiap rukun tetangga (RT). Ini untuk modal bagi masyarakat yang ingin usaha, bahkan akan memperdayakan pengangguran dengan menjadikan pendamping dalam program Pemerintah.

“Nanti ditiap-tiap RT akan diberi bantuan hibah sebesar Rp 10 juta untuk modal bagi masyarakat yang ingin usaha. Jika diberi kesempatan memimpin, kami juga ingin membenahi beberapa tempat di Solo biar banyak dikunjungi dan jasa warga meningkat,” pungkas dia.

Sumber : Joglosemar
Muhammad Fajri

Seorang penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Mungkin ungkapan ini sangat cocok untuk menggambarkan mas Fajri yang gemar membaca sejak kecil. Kegemarannya membaca menjadikan mas Fajri menjadi penulis yang piawai. Sejak mahasiswa mas Fajri telah menjadi penulis lepas dengan tema politis di berbagai media. 

Bahkan tujuh tahun pertama setelah menikah, hasil tulisan ini yang menjadi sumber penghasilan utama mas Fajri untuk emnghidupi anak dan istri tercinta. Selain menjadi penulis lepas, mas Fajri juga pernah menjadi editor majalah al muslimun selama satu tahun dan editor penerbit Adi Citra Era Inter Media dari sejak awal berdiri hingga sekarang.

Mas Fajri suka melakukan hal-hal baru yang belum dia lakukan atau melakukan hal-hal yang orang lain anggap dia tidak akan bisa melakukan. Salah satunya saat dia diremehkan kakaknya dalam hal memelihara burung dan melombakannya. Karena dianggap tidak bisa, mas Fajri pun ingin membuktikan bahwa anggapan itu salah. Mas Fajri punsering mengunjungi pasar hewan, Depok Manahan dan berteman dengan para pecinta burung. 

Setelah merasa memiliki informasi cukup, mas Fajri membeli dan memelihara burung pilihannya. Saat tiba waktu perlombaan burung, dengan penuh percaya diri mas Fajrimengikutkan burung peliharaannya dan mas Fajri berhasil membawa pulang 5 piala. Kesuksesan ini membuatnya ketagihan dan menjadi hobi memelihara burung hingga sekarang.

Calon walikota Ini Menekuni Hobinya Memancing

Totalitas dalam melakukan suatu hal hingga sukses sudah menjadi karakternya. Begitu pula saat mas Fajri bertekad, sehari setelah purna tugas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta mas Fajri akan menghabiskan waktunya untuk memancing selama satu tahun dan siapapun yang tertarik boleh ikut. Lalu, mas Fajri membeli perahu dan memancing 2 hingga 3 kali dalam seminggu di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. 

Kegemaran memancing ini menjadi bagian hidup mas Fajri hingga saat ini. Mas Fajri tidak hanya menghabiskan waktu untuk memancing. Mas Fajri juga menghasilkan uang dengan membuka tambak ikan sidat. Bersama berbagi rekan bisnis, mas Fajri berhasil menjual hasil tambak ikan Sidat ke Jepang, Singapura, dan juga Hongkong. Hingga sekarang, apapun aktivitasnya, mas Fajri berusaha meluangkan waktu untuk memancing dan melakukan hobi-hobi lainnya.

Mas Anung menjenguk pasien RS Moewardi Sutarno

Sutarno (52) tak mampu menahan air matanya lantaran terharu ketika mendapat kunjungan dari Calon Walikota Solo, Anung Indro Susanto yang sering disapa Mas Anung, di ruang Melati III RSUD Dr Moewardi Rabu (2/9). Warga RT 1 RW VIII Soropadan, Karangasem itu dirawat di rumah sakit sejak Rabu lalu.

Begitu tiba, dia pun langsung menyalami Sutarno yang hanya bisa berbaring. "Sampun pak, sing sabar. Mugi-mugi mangke enggal senggang. Diagem istirahat rumiyen," kata Anung.

Anung membawakan bingkisan makanan untuk keluarga tersebut. Dia juga menanyakan keluhan yang dirasakan mantan Satpam itu serta menanyakan jaminan kesehatan yang digunakan.

Sementara Sri Wahyuni istri Sartono menjelaskan suaminya sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit karena ginjalnya didiagnosa berpasir dan pembengkakan empedu. Sejak diberhentikan sebagai satpam pada 2013 lalu, praktis seluruh kebutuhan hidup menjadi tanggungjawab Sri.

Sumber : Joglosemar

Mas Anung On air di Radio Metta FM
Solo, Jumat 4 September 2015 pagi yang cerah mengawali langkah kampanye PASLON Calon walikota dan wakil walikota Anung & Fajri ( AFI ) di Radio Metta FM di kota Solo. Kedatangan mereka atas undangan radio tersebut untuk mengisi program acara “ Solo Menyapa “.

Setiap Break diputarkan lagu “ Solo Kuncoro Rakyat Mulyo Milih Anung Fajri serta Duet Satrio Sejati” oleh penyiar radio tersebut. Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 08.00 WIB dengan penuh nuansa kehangatan dan kekeluargaan. Turut serta mendampingi Paslon AFi, ketua Koalisi Solo Bersama, Sugeng Riyanto dan anggota tim lainnya.

Sebelum acara berlanjut PASLON dan tim kampanye mengadakan acara sarapan pagi di sebuah rumah makan di depan Stasiun Balapan. Sungguh bersahaja PASLON no urut 1 ini, menu yang disantap hanyalah “Nasi Tumpang” yang nota bene makanan sederhana khas orang jawa. ” Iki ben Njawani “ ungkap Anung sebagaimana dilansir media online prioritas45.com 

Makan nasi tumpang di warung makan Pak Die

Perjalananpun dilanjutkan ke 4 Redaksi Media cetak di kota Solo diawali dari RAdar Solo, Suara Merdeka Biro Surakarta, jeda sholat Jum'at dan Pasar Gedhe. kemudian berlanjut ke redaksi media Solopos dan terakhir Harian Joglosemar berakhir pukul 16.30 WIB.
AFI bersama Pimred Radar Solo, M Sidiq
Mas Anung mengunjungi Suara Merdeka
AFI dan tim berbincang dengan tim redaksi Solopos
AFi dan tim bersama redaksi Harian Joglosemar
Cawawali Solo, Muhammad Fajri mengikuti senam pagi di Are Gor Manahan

Pasangan Calon Walikota (Cawali) Anung Indro Susanto dan Calon Wakil Walikota (Cawawali) M Fajri (AFI) mengisi jatah kampanye dengan mengikuti senam pagi, Minggu (6/9/2015).

Senam yang digelar di depan Gelanggang Pemuda Bung Karno di area Stadion Gelora Manahan itu pun menjadi ajang interaksi dengan warga. Tampil dengan busana kasual, Fajri langsung bergabung dengan peserta senam lainnya.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan warga untuk mengajak berfoto bersama atau sekadar bersalaman dengan pasangan nomor urut 1 itu. Cawali Anung juga sempat hadir di lokasi menyapa warga. Namun, Anung tak mengikuti kegiatan sampai selesai. Dia dijadwalkan hadir dalam pengajian calon jamaah haji di Laweyan.

warga  mengajak berfoto bersama


“Pak Anung dan Pak Fajri ikut serta dalam kegiatan olahraga bersama warga. Tidak ada agenda khusus untuk dialog atau pembagian bahan kampanye. Hanya ingin dekat berada di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Ketua Tim Pemenangan AFI Sugeng Riyanto, Minggu (6/9/2015).

Menurutnya, kehadiran mereka dalam kegiatan olahraga tersebut membawa pesan agar masyarakat memiliki gaya hidup sehat. Salah satunya dengan rutin berolahraga. Apalagi, Solo punya fasilitas olahraga yang memadai, seperti Stadion Manahan.

“AFI ingin mengingatkan soal pentingnya hidup sehat sebagai gaya hidup pilihan. Isu kesehatan menjadi salah satu program yang menjadi prioritas AFI,” terangnya.

Hal itu juga disampaikan Cawali Anung Indro Susanto. Menurutnya kesehatan merupakan satu dari empat program unggulan yang digagas AFI.

Anung mengatakan, promosi kesehatan harus ditekankan pada upaya preventif atau pencegahan daripada kuratif atau pengobatan.

“Peningkatan derajat kesehatan warga harus dimulai dengan memperbaiki pola hidup mereka. Caranya dengan mencegah timbulnya penyakit lewat upaya-upaya preventif. Seperti perbaikan gizi, kebersihan lingkungan serta olahraga,” kata dia.

Jika warga terlanjut sakit, menurutnya, biaya yang harus dikeluarkan jauh lebih besar. Bahkan proses pengobatan pun terkadang tak bisa mengembalikan kesehatannya 100 persen.

“Kalau sudah terlanjur sakit, biaya kuratif terlalu besar. Itu pun belum tentu bisa kembali seperti sedia kala,” tutupnya.

Sumber : Joglosemar
Anung Indro Susanto saat Berbincang dengan Awak Media Solopos

Pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Solo dari Koalisi Solo dari Koalisi Solo Bersama (KSB), Anung Indro Susanto - Muhammad Fajri (AFI), melakukan kunjungan ke beberapa media di Kota Solo. Kegitan tersebut untuk menjalin silaturahim di media massa. Salah satu media yang dikunjungi adalah Solopos.

Anung dan Fajri hadir dengan pakaian khas mereka yakni kemeja putih. Mereka didampingi petinggi KSB seperti ketua tim pemenangan Sugeng Riyanto, dkk. Kehadiran rombongan disambut Pemimpin Redaksi Solopos, Suwarmin, Redaktur Pelaksana, Abu NAdhif dan sejumlah awak Solopos.

Anung mengatakan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) ihwal larangan berkampanye di medai massa cukup memukul timnya. Dia menganalogikan pilkada kali ini sebagai ajang pertarungan raja tinju Floyd Mayweather melawan backpacker (petualang). "Meski begitu kami adalah petarung betulan, bukan boneka" tuturnya.

Sumber: Solopos
Pasangan AFI saat silaturahim ke Solopos

Pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Solo dari Koalisi Solo dari Koalisi Solo Bersama (KSB), Anung Indro Susanto - Muhammad Fajri (AFI), melakukan kunjungan ke beberapa media di Kota Solo. Kegitan tersebut untuk menjalin silaturahim di media massa. Salah satu media yang dikunjungi adalah Solopos.

Anung dan Fajri hadir dengan pakaian khas mereka yakni kemeja putih. Mereka didampingi petinggi KSB seperti ketua tim pemenangan Sugeng Riyanto, dkk. Kehadiran rombongan disambut Pemimpin Redaksi Solopos, Suwarmin, Redaktur Pelaksana, Abu NAdhif dan sejumlah awak Solopos.

Anung mengatakan kedatangan mereka ke Solopos menjadi bagian roadshow AFi ke sejumlah media. Menurut lelaki berkacamata ini, peran media tak bisa lepas untuk menyosialisasikan pasangan calon menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Silaturahim harus terus dibangun. Tanpa media kami susah untuk lebih populer," ujar dia.

Calon wakil Walikota, Muhammad Fajri memandang media memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Sebagai kandidat kepala daerah, Fajri memahami posisi media.

"Hubungan yang baik tidak harus selalu saling memuji," kata dia.

Pemred Solopos, Suwarmin menyambut baik kehadiran AFI ke kantor Solopos. Dia siap memegang teguh prinsip netralitas dalam setiap pemberitaan pilkada. Suwarmin mengakui ada saja pandangan pihak tertentu mengenai berita yang diturunkan.

"Kadang ada pandangan kami pro A, besok dikira pro B. Resiko media netral ya seperti itu," tutur dia.

Sumber : Solopos
Calon Walikota Solo Anung Indro Susanto bersama rombongan reog tri Purusa

Seratusan warga Gondang Wetan, Manahan yang menempati tanah bantaran Kali Anyar menghendaki kepastian status tempat tinggalnya. Mereka berharap tanah yang telah ditempati sejak 16 tahun silam bisa segera mendapat sertifikat hak milik.

Hal itu disampaikan salah satu sesepuh warga, Surono di sela-sela kegiatan kampanye Calon Walikota (Cawali) Anung Indro Susanto yang digelar di lokasi tersebut, Rabu (2/9/2015).

“Kami menyadari lokasi ini merupakan tanah bantaran dan kewenangannya ada di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Kami pun sudah berupaya untuk mengajukan legalitas tanah yang kami tempati ini,” ungkap Surono.

Menurutnya, pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) pun sudah dilakukan. Namun, upaya warga yang tergabung dalam Paguyuban Gondang Wetan itu belum membuahkan hasil. Di lokasi itu terdapat sedikitnya 120 rumah tinggal.
Meski legalitas tanah belum diperoleh, namun sebagian besar penghuninya tercatat sebagai warga RW I Manahan. Selebihnya ada yang berasal dari Nusukan, Sumber dan wilayah sekitarnya.

Surono juga menyebutkan, di tanah bantaran tersebut warga mampu mengembangkan home industry sebagai penopang hidup mereka.

“Kami sebenarnya tidak angel-angel. Baiknya seperti apa, ya dirembug bareng. Siapa pun pemimpinnya, kami ingin ada kepastian status tempat tinggal kami.”

Cawali Anung Indro Susanto mengatakan, pihaknya akan berupaya memberikan solusi bagi warga di bantaran tersebut.

“Kalau dari sisi hukum memungkinkan ya bisa saja tetap di sini. Namun karena ini tanah bantaran, ya kemungkinan diupayakan relokasi. Hal yang penting adalah mereka mendapat tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Tim Anung juga membagikan ratusan gelas susu segar untuk warga. Kegiatan minum susu bersama itu, lanjut Anung, mengandung pesan agar warga menjaga kesehatan badannya.

“Bagi-bagi susu ini sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat. Dengan pola hidup yang seimbang, maka kesehatan masyarakat pun terjaga,” kata dia.

Kampanye tersebut juga dimeriahkan dengan sajian Reog Tri Purusa. Sejumlah pimpinan partai yang tergabung dalam Koalisi Solo Bersama (KSB) juga tampak mendampingi Anung.

Sumber : Joglosemar
Anung Minum Susu BAreng Warga Bantaran Sunagi Kalianyar


Calon Walikota Solo Anung Indro Susanto melakukan kegiatan bersama masyarakat Bantaran Kalianyar Banjarsari dengan acara kesenian dan kesehatan pada hari Rabu (2/9).
Dalam kesempatan itu Tim Kampanye Anung-Fajri (AFI) membagikan ratusan gelas susu segar untuk warga. Kegiatan minum susu bersama itu, menurut Anung, mengandung pesan agar warga menjaga kesehatan badannya.
“Bagi-bagi susu ini sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat. Dengan pola hidup yang seimbang, maka kesehatan masyarakat pun terjaga,” kata Mas Anung sebagaimana dikutip dari joglosemar.co.
Pecah Batu BAta, Seni Reog Tri Purusa
Kampanye tersebut juga dimeriahkan dengan sajian Reog Tri Purusa. "Pertunjukan reog adalah bentuk nguri-nguri seni budaya, mari kita lestarikan" jelasnya. 
Sejumlah pimpinan partai yang tergabung dalam Koalisi Solo Bersama (KSB) juga tampak mendampingi Mas Anung. 
Anung Bersama Seniman Reog
Calon Walikota Solo Anung Indro Susanto saat akan mendaftar KPU

Larangan memasang alat peraga kampanye (APK) di kendaraan pribadi maupun angkutan umum disikapi berbeda oleh dua pasangan calon dalam Pilkada Solo 2015.

Ketua tim pemenangan Afi, Sugeng Riyanto, menilai larangan branding kampanye di angkutan umum maupun kendaraan pribadi tidak mendasar. Menurutnya tidak ada sanksi hukum yang jelas karena Peraturan KPU (PKPU) tak mengatur hal tersebut.

“Saat pertemuan pasangan calon dengan KPU dan Panwaslu beberapa waktu lalu juga disepakati branding mobil tidak dilarang,” ujarnya.

Sugeng mengatakan larangan branding mobil semakin menekan peluang Afi untuk bersosialisasi.

Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo, menyatakan branding mobil tidak dibolehkan mengacu PKPU No./7/2015. Agus berpedoman pada ketentuan pasangan dilarang membuat bahan kampanye selain yang diadakan KPU.

Adapun stiker besar untuk mem-branding kaca mobil tidak termasuk dalam sembilan item yang dibolehkan KPU. “Boleh menempel stiker di mobil tapi ukurannya disesuaikan PKPU [maksimal 10 cm kali 5 cm]. Tidak boleh lebih dari itu,” beber dia.

Sumber : Solopos
Anung Indro Susanto - Muhammad Fajri (AFI)

Untuk memikat calon pemilih, pasangan Anung Indro Susanto dan M Fajri (AFI) yang menjadi penantang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini membawa visi Mewujudkan Solo Sebagai Kota Jasa yang Berbudaya, Berdaya Saing dan Sejahtera.

Calon Walikota (Cawali) nomor urut 1 Anung Indro Susanto mengatakan, ada empat program unggulan yang menjadi prioritas kepemimpinannya nanti, yaitu bidang kesejahteraan, pendidikan, kesehatan serta iman dan takwa

“Di bidang kesejahteraan kami siapkan program mencetak 1.000 wirausahawan baru setiap tahun. Mereka nantinya akan tergabung dalam komunitas wirausahawan kelurahan. Di komunitas tersebut bakal dibimbing hingga mereka punya skill yang memadai,” terang Anung, 

Tak hanya ketrampilan yang bakal dibekalkan pada anggota komunitas. AFI juga menyiapkan fasilitas peralatan serta permodalan. Ada dana bergulir senilai Rp10 juta per RT per tahun yang bisa digunakan untuk pinjaman modal.
“Untuk mengelola modal tersebut, warga dibantu menyiapkan badan usaha milik masyarakat (BUMM),” terangnya.

Di bidang pendidikan, AFI memberi dukungan pada tiga jenjang pendidikan. Pada pendidikan anak usia dini (PAUD), pihaknya akan memperkuat kualitas para pendidik dan melengkapi fasilitasnya. Anung juga siap menggoalkan Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun.

“Kami juga ingin menjadikan Solo sebagai destinasi pendidikan. Terutama kami akan jalin kerjasama dengan perguruan tinggi di sini untuk menarik lebih banyak siswa luar kota menempuh kuliah di sini,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, Anung mengatakan perlu adanya penguatan pada tahap preventif atau pencegahan penyakit dari pada kuratif atau penyembuhan. “Bicara pencegahan itu bukan saja tanggung jawab Dinas Kesehatan, namun semuanya. Salah satu programnya adalah pemantauan di lingkungan sekolah. Termasuk membimbing para penjual jajanan sekolah agar
menggunakan bahan-bahan yang aman,” tambahnya.

Bidang iman dan takwa, AFI menjanjikan memberi prioritas akses pendidikan pada calon siswa yang hafal Alquran (Hafidz Quran). Penataan TPA/ TPQ dan Sekolah Minggu juga menjadi perhatian mereka, temasuk kesejahteraan para pendidiknya.

Sumber : Joglosemar




Anung-Fajri (AFI) Center yang telah diresmikan oleh pasangan calon walikota dan wakil walikota Surakarta Anung Indro Susanto - Muhammad Fajri (AFI) beberapa waktu lalu sudah mulai digunakan untuk kegiatan bersama dengan warga masyarakat Kota Surakarta. AFI Center yang terletak di Jl. Slamet Riyadi 231 pada hari Minggu (30/8) ini ramai dikunjungi oleh pengunjung Car Free Day (CFD).



Pasalnya, AFI Center pada Car Free Day  minggu pagi ini menyediakan Cek Medis, Bubur Ayam dan Siomay Gratis serta karaoke gratis.
Rencananya, selama Car Free Day (CFD) AFI Center akan mengadakan  kegiatan seni budaya, sosial dan kesehatan yang beraneka ragam. Serta hidangan makanan khas Solo gratis untuk pengunjung CFD.


Turnamen Badminton AFI CUP 2015 sukses diselenggarakan pada hari Minggu, (30/8) di Gedung Olah Raga (GOR) Manahan, Surakarta berlangsung meriah dan seru.

Turnamen yang diikuti 64 peserta dari seluruh Kota Surakarta ini dibuka oleh Calon Wakil Walikota Surakarta, Muhammad Fajri. Dalam sambutannya, Muhammad Fajri menyampaikan pentingnya menjaga sportifitas dalam pertandingan Turnamen Badminton AFI Cup 2015 ini.Setelah sambutan, turnamen dibuka secara simbolis dengan memukul shuttle cock oleh Muhammad Fajri.

Berlangsung selama sehari,  Turnamen Badminton AFI CUP 2015 dimenangkan oleh pasangan Sugiyatno - Agus Muin sebagai Juara Pertama, pasangan Pardi - Eghar Prasetya sebagai Juara Kedua dan pasangan Kuat - Piton Suwarto keluar sebagai Juara Ketiga.



Siang ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi Muhammad Fajri dan rombongan Koalisi Solo Bersama karena bisa silaturahmi ke rumah sang legendaris penyanyi keroncong Ibu Wadljinah di Penumping, Laweyan, Sabtu (19/8).
Calon wakil walikota Kota Surakarta, Muhammad Fajri menyampaikan maksud dari silaturahmi ini adalah dalam rangka menjenguk Bu Waldjinah yang sedang sakit, semoga segera sehat seperti sediakala. kedua, menyampaikan permohonan doa restu pencalonan sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota Surakarta, Anung Indro Susanto - Muhammad Fajri, ketiga minta masukan terkait visi misi dan program pasangan calon muda yang akan memperjuangkan Kota Solo ramah Musisi ini. 
Ibu Waldjinah berterima kasih atas kunjungan dan doa yang diberikan, memberikan doa restu kepada pasangan calon juga pesan yang cukup berharga bagi Muhammad Fajri bahwa "Keroncong Solo perlu dimajukan dan pembinaan terhadap regenerasi penyanyi keroncong mendesak dilakukan. Karena masalah regenerasi penyanyi muda keroncong di Solo saat ini tidak berjalan dengan baik" 
Dalam kesempatan yang penuh nuansa kekeluargaan itu, Ibu Waldjinah menyampaikan pengalaman pertamanya mendapatkan penghargaan dari Presiden RI pertama Bapak Ir Soekarno kemudian memperliatkan piala itu kepada Muhammad Fajri dan berfoto bersama.

Muhammad Fajri mengapresiasi prestasi dan penghargaan Ibu Waldjinah yang sangat membanggakan ini, dan akan menyampaikan kepada para kawula muda untuk lebih peduli budaya lokal. Muhammad Fajri juga akan memperjuangkan dalam agenda program ke depannya. Selain itu, Kota Solo ramah musisi juga perlu diwujudkan dalam bentuk fasilitas tempat konser yang memadai seperti kalau di Jakarta ada Balai Sarbini, TMII dan di Bandung ada Sabuga.
Di akhir silaturahmi itu Waldjinah mempersembahkan lagu "Walang Kekek" kepada Muhammad Fajri dan rombongan. Meskipun tanpa iringan musik, suara merdu Bu Waljinah membawa memori mengingat masa kejayaan keroncong dan semangat untuk kembali melestarikannya khususnya di Kota Solo.
Calon Wakil Walikota Solo, Muhammad Fajri saat bersa,ma Hidayat Nur Wahid

Dukungan untuk pasangan calon walikota dan wakil walikota Anung-Fajri (AFI) terus mengalir dari berbagai kalangan tokoh baik lokal maupun nasional.

Kali ini dukungan itu datang langsung dari Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid. Pria kelahiran Klaten yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Masa Khidmad 2015 - 2020 tersebut menyempatkan diri bersilaturahim dengan Calon Wakil Walikota Solo nomer urut satu, Muhammad Fajri di warung sate kambing Mbok Galak di Banjarsari, Surakarta, Jum'at (28/8)

Hidayat menyatakan dukungan dan mengajak kepada masyarakat Kota Surakarta untuk  memilih alternatif calon pemimpin baru  yang hadir di tengah masyarakat Surakarta saat ini.

"Saya nyengkuyung (mendukung penuh) AFI sebagai pilihan warga masyarakat di Kota Surakarta ini karena saya kenal baik ini adalah calon yang profesional dan sungguh-sungguh memperjuangkan kepentingan rakyat. Mau perubahan kota Solo lebih baik, pilih Anung-Fajri (AFI)" ujarnya.

Kunjungan Hidayat Nur Hidayat tersebut sekaligus dalam rangka lawatan ke Pondok Modern Gontor Ponorogo untuk melakukan rapat Dewan Wakaf.